Saturday, September 26, 2015

Cara Mengatasi Windows Explorer Has Stopped Working

Windows Explorer merupakan bagian yang penting pada PC ataupun Laptop. Ia digunakan untuk memanajemen segala jenis file dan folder serta merupakan tempat penyimpanan segala jenis data pada komputer. Namun sayangnya, seringkali terjadi error berupa “Windows Explorer has stopped working” di setiap jenis system operasi windows. Pada umumnya, penyebab dari masalah ini adalah suatu hal yang tak mudah untuk ditandai. Oleh karena itu, terkadang sangat sulit untuk mengatasi “windows explorer has stopped working”. Tetapi, ada beberapa cara yang digunakan untuk mengatasi problem ini secara khusus.


Driver Grafis Komputer Anda Sudah Outdated. Driver yang sudah outdated seringkali menjadi penyebab utama dari windows explorer. Hal tersebut dikarenakan, sistem grafis pada komputer/ laptop memiliki pengaruh terhadap stabilitas sistem. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk melakukan cek pada driver sistem grafis. Untuk mendapatkan driver grafis terbaru dilakukan melalui Device Manager, lalu pilih menu “Display Adapters” dan klik Update Driver Software (Online atau Offline). Setelah itu anda akan dialihkan pada jendela update driver software.


Scan corrupt file sistem atau missing file. Penyebab yang kedua adalah adanya file yang hilang atau korup. Umumnya persoalan ini diawali karena file pada sistem jarang di-defrag. Oleh karena itu, langkah pertama adalah dengan mencari apakah ada “Corrupt system files or missing files” dengan cara tekan tombol windows lalu ketik “cmd” atau “command prompt”. Lalu klik-kanan “Run as Administrator”. Setelah terbuka, ketik perintah berikut “sfc /scannow” dan tekan enter. Tunggu prosesnya sampai selesai dan secara otomatis files yang rusak akan diperbaiki.


Cek memori sistem pada komputer. Sistem memory yang rusak merupakan penyebab berikutnya. Untuk mengatasinya tekan tombol windows dan ketik mdsched kemudian tekan enter. Perintah tersebut akan mengarahkan anda pada jendela “Memory Diagnostic Tool”. Kemudian klik “Restart now and check for problems (recommended)”. Setelah anda klik, PC atau laptop anda akan reboot dan akan menjalankan Memory Diagnostic Tool. Setiap masalah akan dilaporkan melalui tool ini.

Gunakan System Restore/ Restore Point. Fitur system restore mampu mengembalikan keadaan PC/ Laptop anda sebelum Windows Explorer mengalami crash. Untuk melakukan restore point pada setiap sistem operasi sedikit berbeda. Pada windows 7 atau Vista, system restore dijalankan melalui start, kemudian klik-kanan pada Computer dan pilih Properties. Sedangkan pada windows 8, klik-kanan pada bagian bawah di ujung layar dan pilih “System”. Kemudian, semuanya akan diarahkan pada menu “System Protection” dan klik menu tersebut. Nantinya, akan diarahkan pada jendela System Restore dan kemudian pilih “Restore Point”. Sedangkan untuk pengguna sistem operasi Windows XP dengan cara klik Start, lalu All Programs, teruskan ke Accessories dan System Tools.


Empat cara tersebut bertujuan untuk mengatasi “Windows Explorer Has Stopped Working” yang dapat menggangu aktivitas kita. Oleh karena itu, setidaknya sebelum anda melakukan install ulang, anda dapat meng-aplikasikan tips ini. Terima kasih dan jangan lupa untuk berkunjung kemari lagi, semoga bermanfaat. Wassalam.

Related Post:

0 comments:

Post a Comment