Sains dan Teknologi

Perkembangan Ilmu Pengetahuan atau Sains dan Teknologi telah berkembang pesat. Dapatkan informasi-informasi menarik mengenai Sains dan Teknologi di menu ini.

Engineering

Dengan adanya perkembangan Ilmu Dasar, maka peranan para insinyur dapat memudahkan kita beraktivitas di zaman informasi digital seperti saat ini.

Ilmu Komputer

Ilmu Komputer sekarang ini telah menjadi salah satu bidang ilmu yang paling diminati, dapatkan informasi menarik mengenai Komputer di situs ini

Sosial Politik

Perubahan sosial yang ada di masyarakat tidak terlepas pengaruhnya dari adanya kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah, dapatkan hubungan antara Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan mengaksesnya halamannya di sini

Ekonomika dan Bisnis

Dunia Ekonomi akan terus berubah-ubah dan hal tersebut mempengaruhi Bisnis-Bisnis yang menjadi salah satu pendapatan Perseorangan, Kelompok dan Negara. Silahkan Akses menu di bagian ini untuk menjadi pelaku ekonomi.

Kesehatan

Kesehatan merupakan hal yang berharga, mari kita jaga kesehatan kita bersama. Dengan mencegah penyakit akan lebih baik daripada mengobati penyakit tersebut.

Farmasi dan Obat-Obatan

Bidang ilmu farmasi merupakan bidang ilmu kesehatan yang mendorong kemajuan kesehatan masyarakat dunia. Dapatkan pemahaman mengenai farmasi dan obat-obatan dengan mengakses menu bagian Farmasi di situs ini

Islam

Islam adalah rahmatan lil'alamin yang berarti rahmat bagi seluruh alam. Dapatkan informasi mulai dari sejarah, kebudyaan dan pemahaman tentang islam dari berbagai artikel yang bersumber dari buku-buku yang kami peroleh.

Showing posts with label Biologi. Show all posts
Showing posts with label Biologi. Show all posts

Tuesday, October 6, 2015

Sel Limfosit: Sang Pahlawan Yang Tak Dikenal


Peran Limfosit yang sangat penting untuk melawan penyakit-penyakit menular yang utama seperti AIDS, TBC, Rabies dan penyakit lain yang cukup serius seperti Kanker, Agina dan Rematik. Tentu saja bukan berarti Limfosit tidak berperan pada penyakit-penyakit lainnya. Bahkan, pilek tidak lain adalah akibat perang yang dikobarkan Limfosit untuk mengusir virus flu yang sangat berbahaya dari tubuh.

Limfosit merupakan sel utama dalam sistem kekebalan tubuh manusia. Peperangan yang sengit di dalam tubuh hanya dapat dimenangkan berkat usaha gigih limfosit. Cerita kehidupan sel ini penuh dengan tahapan-tahapan yang sangat mengagumkan dan menarik, yang masing-masing, walaupun berdiri sendiri, sudah cukup untuk menunjukkan keusangan teori evolusi. Para tentara pemberani ini terdapat di dalam sumsum tulang, pusat limfotik, kelenjar ludah, limpa, tonsil dan persendian. Limfosit ini biasanya banyak terdapat dan dihasilkan di sumsum tulang.

Pembentukan limfosit di sumsum tulang merupakan salah satu kejadian biologis yang paling misterius yang terjadi pada manusia. Di sini, sel-sel batang dengan sangat cepat melewati sejumlah tahapan-tahapan biologis dan mengambil struktur yang benar-benar baru dengan mengubah diri menjadi limfosit (sel batang adalah sel yang tidak terspesialisasi tetapi kemudian menjadi sel khusus, misalnya sel darah).

Meskipun demikian, ada perkembangan besar di dalam rekayasa genetika. Kalalulah transformasi dari spesies mikroba yang paling sederhana menjadi spesies lain yang mirip tentunya dianggap tidak mungkin terjadi. Akan tetapi, misteri kejadian yang berlangsung pada sumsum tulang ini malah lebih besar lagi. Bahkan secara nalar tidak masuk akal.

Limfosit, adalah sebuah produk transformasi misterius ini. Ia merupakan salah satu kenyataan yang diabaikan oleh banyak orang. Padahal, ia memainkan peran sangat menarik dalam sistem pertahanan tubuh manusia. Mereka memeriksa sel-sel tubuh beberapa kali dalam sehari hanya untuk melihat jika ada sel-sel yang sakit. Jika ditemukan sel yang sakit atau sel yang tua, limfosit memusnahkannya. Faktnya, terdapat sekitar hamper seratus triliun sel di dalam tubuh kita, dan kuantitas limfosit hanya berjumlah satu persen saja.

Kebanyakan musuh dapat dikalah tubuh dengan antibody. Ini mungkin membuat Anda bertanya-tanya mengapa limfosit harus terjun langsung ke kancah medan perang. Padahal mereka juga telah berkontribusi dengan memproduksi antibody. Namun, sebagian mikroba bersifat sangat mematikan sehingga diperlukan toksin kimia yang sangat kuat untuk memusnahkannya. Oleh karena itu, sebagian limfosit menggunakan toksin kimia ini dan berpartisipasi langsung dalam peperangan. Diantaranya adalah dengan menggunakan Sel B.

Monday, October 5, 2015

Kenali Bahaya Gas Karbon Monoksida


Stop karbon monoksida sekarang juga. Karbon monoksida, dengan rumus kimia CO, adalah gas yang tak berwarna, tak berbau, dan tak berasa. Ia terdiri dari satu atom karbon yang secara kovalen berikatan dengan satu atom oksigen. Dalam ikatan ini, terdapat dua ikatan kovalen dan satu ikatan kovalen koordinasi antara atom karbon dan oksigen.

Karbon monoksida dihasilkan dari pembakaran tak sempuran dari senyawa karbon, sering terjadi pada bagian dalam mesing pembakaran. Karbon monoksida terbentuk apabila terdapat kekurangan oksigen dalam proses pembakaran. Karbon dioksida mudah terbakar dan menghasilkan lidah api berwarna biru, menghasilkan karbon dioksida. Walaupun ia bersifat racun, CO memainkan peran yang penting dalam teknologi modern, yakni merupakan prekusor banyak senyawa karbon.

Gas carbon monoxide (CO) merupakan gas berbahaya yang mematikan dan harus diwaspadai. Itu karena, gas ini tidak berbau dan berwarna. Sehingga, kebanyakan orang yang menghirup gas ini cenderung tidak menyadari adanya bahaya yang sedang mengancam jiwa. Dari sejumlah kasus, kematian orang diakibatkan oleh gas CO terjadi di dalam mobil yakni akibat kebocoran Freon AC mobil.

Gas ini tidak memunculkan efek sesak napas pada orang yang menghirupnya. Sebaliknya, orang justru akan merasa senang serta mengalam euphoria. Dan setelah gas yang terhirup tersebut mencapai otak, korban akan merasa mengantuk layaknya orang yang terbius. Selanjutnya, gas CO bakal meracuni tubuh korban hingga akhirnya korban meninggal akibat kekurangan oksigen.

Berbeda dengan bahaya gas yang berbau atau terlihat layaknya asap, kehadiran gas CO ini benar-benar tidak disadari oleh korban. Sehingga, ketika seseorang sudah ‘terjebak’ dalam ruangan beracun tersebut, kebanyakan nyawanya tidak tertolong. Walau kehadiran gas ini tidak disadari, tapi bahaya yang ditimbulkan bisa dicegah agar tidak membahayakan nyawa kita. Caranya adalah dengan meminimalisir kemungkinkan kebocoran Freon AC mobil yang menjadi penyebab munculnya gas CO. Selain itu, hindari juga memarkir mobil dalam kondisi mesin dan AC hidup. Kalaupun terpaksa harus menghidupkan mesin atau AC, pastikan jendela mobil tidak dalam kondisi tertutup rapat tapi terbuka sedikit. Dengan begitu, oksigen tetap bisa masuk ke dalam kabin mobil ketika terjadi kebocoran Freon AC.

Saturday, October 3, 2015

Hiu Penghuni Terumbu Karang Great Barrier Reef Australia

Great Barrier Reef di Australia
Great Barrier Reef adalah suatu tempat di bagian barat Australia yang merupakan kumpulan terumbu karang yang memanjang. Great Barrier Reef membentuk bentangan sepanjang 2300 kilometer dari utara ke selatan mengikuti alur pulau Australia. Tak hanya terumbu karang, kehidupan di Great Barrier Reef memiliki kenekaragaman yang tinggi. Maka, sudah barang tentu bila hari ini tempat tersebut dijadikan sebagai salah satu keajaiban dunia.

Namun, sebagai salah satu habita bagi beberapa biota laut, terumbu karang tersebut juga dihuni oleh beberapa predator. Predator yang terkenal Hiu. Di Great Barrier Reef terdapat beberapa jenis Hiu yang mendiami daerah-daerah terumbu karang. Kurang lebih ada sekitar 7 jenis hiu yang menjadi penghuni tetap di semenanjung karang tersebut. Berikut jenis-jenis Hiu di Great Barrier Reef.

Coral Catshark
Hiu Kucing (Catshark). Jenis hiu ini merupakan bagian dari keluarga Hiu yang berukuran besar dan catshark (hiu kucing) sendiri memiliki ukuran tubuh yang panjang, dan mata seperti kucing. Mereka menjelajahi terumbu karang untuk berburu ikan-ikan kecil dan beberapa hewan tak bertulang belakang.

Grey Reef Shark
Hiu Karang Kelabu (Grey Reef Shark). Hiu ini memiliki warna abu-abu dengan moncong yang bulat dan sirip berwarna putih. Sering juga dikenal dengan sebutan hiu sirip putih. Hiu ini banyak ditemukan di daerah terumbu karang dan memiliki jumlah paling banyak. Mereka berburu di malam hari, dan pada siang hari mereka sering berenang ke daerah yang dangkal.

Hiu Kepala Martil
Hiu Kepala Martil (Hammerhead Shark). Jenis hiu ini didesain dengan bentuk kepala seperti huruf T. Gambarannya adalah seperti martil dengan ukuran pegangan memanjang dan kepala martil membesar. Hiu kepala martil dapat ditemukan di Great Barrier Reef untuk mencari ikan-ikan kecil sebagai makanan mereka.
Hiu Macan Tutul (Leopard Shark). Hiu yang seluruh badannya ditandai dengan titik-titik berwarna hitam ini disebut dengan hiu macan tutul. Hiu ini berenang dekat bagian bawah terumbu karang. Mereka hidup dengan memakan beberapa jenis moluska, udang-udangan dan beberapa hewan kecil.

Hiu Macan
Hiu Macan (Tiger Shark). Di terumbu karang Great Barrier Reef, jenis hiu ini merupakan hiu yang paling berbahaya. Hiu ini tidak kenal ampun terhadap hewan apa saja yang dimakan. Bahkan mereka memakan hewan-hewan seperti burung, ikan pari, dan bahkan hiu tiger memakan jenis hiu lainnya.

Hiu Paus
Hiu Paus (Whale Shark). Hiu Paus adalah hiu berukuran sangat besar dan dijuluki sebagai ikan terbesar di dunia. Hiu Paus bahkan dapat tumbuh hingga 12 meter. Hewan yang selalu menyendiri ini menyaring air laut untuk mendapatkan plankton agar bisa dimakan.


Wobbegong Shark
Wobbegong. Adalah jenis hiu yang sering hingga di bagian dasar terumbu karang Great Barrier Reef. Mereka lebih sering menyendiri di dasar laut dengan cara melakukan kamuflase (menyamar) untuk menyerupai pasir. Mereka menggunakan pasir laut untuk melakukan serangan tiba-tiba pada buruan mereka seperti lobster dan gurita.

Wednesday, September 30, 2015

Perisai Garis Depan Perlindungan Tubuh: Kulit


Kulit, yang menutupi seluruh tubuh manusia layaknya selubung, penuh dengan sifat yang menakjubkan. Kulit mampu memperbaiki dan memperbaharui diri dan air tidak dapat menembus di permukaannya, meskipun banyak pori-pori kecil yang berfungsi membuang air lewat proses respirasi. Strukturnya yang luar biasa lentur memungkinkan gerak bebas, padahal ia cukup tebal sehingga tidak mudah robek. Kulit mampu melindungi tubuh dari panas, dingin, dan sinar matahari yang merugikan. Kesemuanya itu hanyalah sedikit sifat kulit yang khusus diciptakan untuk manusia. Di sini, kita berhadapan dengan sifat khusus dari kertas pembungkus ajaib ini: Kemampuannya untuk melindungi tubuh dari mikroorganisme penyebab penyakit. Jika tubuh dianggap sebagai kastil yang dikepung musuh, kita bisa menyebut kulit sebagai dinding kastil yang kuat.

Tetesan keringat yang dikeluarkan dari kulit memainkan berbagai peran bagi tubuh. Selain menurunkan suhu tubuh, mereka menyediakan zat gizi bagi bakteri dan jamur tertentu yang hidup di permukaan kulit, dan menghasilkan bahan sisa bersifat asam seperti asam laktat yang membantu menurunkan tingkat PH (keasaman) kulit. Media bersifat asam di permukaan kulit ini menciptakan lingkungan yang tidak bersahabat bagi bakteri berbahaya yang mencari tempat tinggal.

Fungsi perlindungan utama kulit diwujudkan lewat lapisan sel mati yang merupakan bagian terluar dari kulit. Setiap sel baru yang dihasilkan oleh pembelahan sel bergerak dari bagian dalam kulit menuju ke permukaan luar. Sembari melakukan ini, unsur cair (sitoplasma) di dalam sel berubah menjadi protein kuat yang disebut keratin. Selama proses ini, sel itu mati. Senyawa keratin yang baru terbentuk ini mempunyai struktur yang sangat keras dan karena itu tidak dapat didekomposisi oleh enzim pencernaan. Dengan demikian, penyerang seperti bakteri dan jamur tidak akan bisa mendapatkan sesuatu untuk dicabik dari lapisan luar kulit.

Lebih dari itu, sel mati yang mengandung keratin itu selalu gugur dari permukaan kulit. Sel-sel baru yang berasal dari bawah untuk menggantikan sel yang sudah using membentuk penghalang yang tak dapat tembus di daerah itu.

Respon pertahanan pertama organisme melawan penyerangnya yang berbahaya adalah perbaikan sendiri yang cepat dari jaringan kulit setelah munculnya luka. Ketika luka mencabik kulit, sel-sel pertahanan dengan segera bergerak ke daerah luka untuk memerangi sel asing dan membuang sisa-sisa jaringan yang terganggu. Kemudian, sejumlah sel pertahanan lainnya meningkatkan produksi fibrin, yaitu protein yang dengan cepat menutupi kembali luka dengan jaringan berserat.


Organisme yang hidup di kulit menjalankan fungsi perlindungan lain dari kulit. Sekelompok mikroba tak berbahaya hidup di kulit, dan telah beradaptasi dengan medium asam kulit. Karena memperoleh makanan dari bahan-bahan sisa di keratin kulit, mikroba ini menyerang segala macam benda asing untuk melindungi tempat makannya. Kulit, sebagai tuan rumah mikroba ini, bagai bidang perlengkapan yang menyediakan dukungan eksternal bagi pasukan di dalam tubuh manusia.

Monday, September 28, 2015

Rahasia Kekebalan Tubuh Manusia

Kastil Yang Terkepung: Tubuh Manusia

Fakta menunjukkan bahwa kendatipun kita berusaha hidup dalam lingkungan yang bersih, kita berbagi tempat ini dengan banyak mikroorganisme. Kalau Anda berkesempatan mengamati ruangan tempat Anda duduk sekarang ini dengan mikroskop, Anda segera akan melihat jutaan bahkan miliaran organisme yang hidup berdampingan dengan Anda.

Pada situasi ini, tubuh manusia layaknya “kastil yang terkepung”. Tak perlu dikatakan, kastil itu, yang dikelilingi oleh musuh yang jumlahnya tak berhingga, mestilah  dilindungi dengan cara yang sangat lengkap dan teratur. Manusia diciptakan bersama perlindungan sempurna yang dibutuhkannya. Oleh karena itu, manusia bukanlah sepenuhnya tak berdaya melawan musuh-musuh ini. Pasukan penjaga “berukuran mikro” di dalam tubuh kita tidak pernah meninggalkan kita, mereka bertempur demi kepentingan kita di garis depan.

Sel-sel pengganggu yang ingin menyerang tubuh pertama-tama harus berusaha mencari jalan melewati garis depan tubuh. Walaupun terkadang garis depan ini memiliki kelemahan, musuh tidak gampakng untuk masuk melewatinya. Pertahanan pertama yang harus dihadapi musuh adalah kulit kita.

Disamping kulit yang merupakan pertahanan paling luar tubuh manusia, ternyata tubuh kita dilengkapi dengan berbagai sistem proteksi khusus. Bahkan, setiap sistem yang tertanam dalam tubuh manusia juga dilengkapi dengan sistem perlindungan yang efektif dan efisien. Sebut saja seperti adanya cilia (bulu halus) pada hidung yang mampu bertindak sebagai selektor ketika manusia bernapas. Kemudian adanya mikroba pelindung di dalam usus-usus yang berkaitan dengan pencernaan. Dan bahkan, ada pula organ-organ manusia yang bertindak sebagai sebuah akademi untuk menciptakan alat perlindungan bagi tubuh manusia.

Pada artikel kali ini, rahasia kekebalan tubuh manusia hanya sebatas latar belakang informasi. Pada artikel-artikel berikutnya akan dijelaskan tentang sistem pertahanan tubuh manusia secara sistematis. Oleh karena itu, jangan sampai ketinggalan untuk info-info menarik lainnya.

Saturday, September 26, 2015

Jenis Tanaman Ganja yang Dilegalkan di Beberapa Belahan Dunia

Ketika kita menyebut ganja, maka yang terlintas di benak adalah suatu tanaman golongan aditif. Ganja bahkan dimasukkan dalam golongan Narkoba (Narkotika dan obat-obatan terlarang) sehingga peredarannya tidak sah (melawan hukum) di Indonesia. Namun, ternyata banyak tanaman-tanaman yang sejenis dengan ganja mudah ditemukan di berbagai negara dan peredarannya dibawah payung hukum.

Khat. Adalah tanaman yang banyak tumbuh di Semenanjung Afrika dan Arab. Memiliki nama latin Catho edulis dan populer dengan nama khat or qat. Tanaman ini memiliki ciri-ciri berupa daun-daunnya yang membentuk rerumputan dan berwarna hijau. Daun khat mengandung senyawa yang mirip dengan amphetamine sebagai perangsang katinon. Efek dari khat adalah kegembiraan, euphoria dan berkurangnya nafsu makan.

Salvia. Banyak ditemukan dan tumbuh baik di daerah Amerika Tengah dan Selatan, Salvia merupakan spesies terbesar dari genus keluarga tanaman mint, dan banyak spesies dari mint mengandung senyawa psikoaktif. Untuk spesies Salvia apiana ini digunakan untuk bahan pemurnian pada setiap ritual yang dilakukan oleh Suku asli Amerika, sedangkan spesies lainnya seperti Salvia Divinarum sering digunakan oleh dukun Mazatec untuk memberikan efek halusinasi.

Peyote. Tanaman kaktus yang satu ini berukuran kecil dan tidak berduri ini merupakan tanaman asli wilayah Texas dan Meksiko dan dikenal populer melalui kandungan senyawa alkaloid psikoaktif. Kaktus ini juga mengandung senyawa alami psikedelic yaitu senyawa yang mampu menghasilkan efek halusinasi atau meskalina. Sering digunakan sebagai bahan ritual dalam rangka memasuki alam pikiran manusia. Selain itu peyote juga digunakan sebagai bahan yang dikonsumsi untuk meditasi.

Coca. Coca adalah salah satu jenis tanaman dari genus Erythroxulaceae. Menariknya, walaupun tanaman ini legal untuk ditanam, salah satu senyawa alkaloid yang terkandung di dalamnya adalah bahan utama dalam pembuatan kokain yang merupakan narkotika berbahaya. Tanaman koka tumbuh dan banyak ditemukan di Kolombia dan Bolivia. Meskikpun mengandung senyawa alkaloid untuk membuat kokain, tanaman ini legal untuk dikonsumsi tetapi tidak untuk diekstraksi.

Datura. Adalah tanaman yang banyak ditemukan di daerah Afrika Utara dan Amerika, sangat populer bagi tukang kebun dikarenakan bunganya yang menarik. Namun, datura memiliki sifat halusinogen dan bahkan mengandung banyak senyawa kimia beracun seperti Atropin sehingga sangat berbahaya. Lebih jauh, racunnya sangat bervariasi sehingga tanaman ini dikategorikan sebagai tanaman berbahaya.

Kava-Kava. Tanaman dengan nama latin Piper methysticum ini banyak ditemukan di daerah Oceania. Ia dapat dikunyah dalam kondisi mentah, tetapi seringkali dikonsumsi sebagai pasta ataupun dicampur dengan air panas. Kava-kava mengandung senyawa yang disebut kavaloctones yang mememiliki efek menenangkan sehingga sering digunakan sebagai obat analgesik atau obat bius. Disamping itu sering juga digunakan sebagai obat untuk meningkatkan daya ingat.

Iboga. Tabernanthe iboga adalah nama lengkap dari tanaman ini yang merupakan tanaman asli Afrika Tengah. Banyak ditemukan di hutan hujan dan sering digunakan suntuk upacara-upacara tertentu. Iboga sangat manjur untuk meningkatkan sistem imun karena memiliki senyawa psikedelik. Selain itu, Iboga mengandung senyawa alkaloid ibogaine.

Cannabis (Ganja). Ganja sering disebut dengan cimeng dan mariyuana. Tanaman ini mengandung senyawa yang mampu memberikan efek halusinasi pada penggunanya. Menariknya, di Inggris ganja merupakan bahan yang illegal sejak tahun 1920. Tetapi, Cannabis diizinkan sebagai obat antimuntah pada pasien kanker yang sedang menjalankan pengobatan kemoterapi, sebagaimana ia juga dapat membantu pasien yang menderita multiple sclerosis.

Saturday, September 8, 2012

Sejarah Penemuan dan Pengertian Sel

Dalam pembelajaran Ilmu Biologi maka anda akan dihadapkan dalam pembahasan utama yaitu Sel. Sejarah perkembangan ilmu biologi telah memberikan kita pengetahuan mengenai makhluk hidup yang tersusun atas kumpulan unit-unit yang tersusun secara organisatoris. Yang berarti masing-masing unit memiliki interaksi yang saling mempengaruhi satu sama lain dalam rangka membuat makhluk hidup dapat hidup dan beraktivitas. Layaknya sebuah organisasi, kumpulan unit tersebut merupakan penyebab utama adanya makhluk hidup yang hingga sekarang terdiri dari kurang lebih 4 juta jenis.

Sel, yang merupakan bagian dari makhluk hidup yang terdiri atas  unit/ satuan dengan ukuran terkecil penyusun makhluk hidup. Memang tidak gampang untuk mendefenisikan secara umum apa yang dimaksud dengan sel. Ada yang beranggapan bahwa sel itu merupakan Organisatoris bagian-bagian dari tubuh makhluk hidup yang mampu melaksanakan kehidupan. Dan ada pula yang beranggapan Sel itu adalah kotak-kotak kecil. Ada berbagai pendapat mengenai sel, namun sebelum itu mari kita bahas sejarah mengenai penemuan sel itu sendiri.

Sejarah perkembangan ilmu biologi sel berawal dari teori makhluk hidup dari Aristoteles yang mengatakan bahwa "Semua makhluk hidup tersusun dari suatu benda atau unit struktural terkecil yang mempengaruhi kehidupan organisme". Namun, orang pertama yang melakukan pengamatan terhadap sel adalah seorang ilmuwan biologi yang berasal dari Inggris bernama Robert Hooke. Hooke pada saat itu mengamati sebuah sayatan gabus dengan menggunakan mikroskop majemuk hasil modifikasinya. 

Dari hasil pengamatannya ia melihat adanya ruangan-ruangan kecil yang berpori, namun pori-porinya tidak beraturan. Ia menamakan ruangan-ruangan kecil itu dengan nama Sel dan mempublikasikan makalahnya mengenai sel pada tahun 1665. Sejak itu banyak para ilmuwan biologi melakukan penelitian mengenai biologi sel. Tetapi, sel yang diamati oleh Hooke merupakan sel gabus yang telah mati, dan tidak memiliki landasan acuan mengenai organisme atau makhluk hidup. 

Dalam situsnya wikipedia menuliskan Pada masa yang sama di Belanda, Antony van Leeuwenhoek, seorang pedagang kain, menciptakan mikroskopnya sendiri yang berlensa satu dan menggunakannya untuk mengamati berbagai hal. Ia berhasil melihat sel darah merah, spermatozoid, khamir bersel tunggal, protozoa, dan bahkan bakteri. Pada tahun 1673 ia mulai mengirimkan surat yang memerinci kegiatannya kepada Royal Society, perkumpulan ilmiah Inggris, yang lalu menerbitkannya. Pada salah satu suratnya, Leeuwenhoek menggambarkan sesuatu yang bergerak-gerak di dalam air liur yang diamatinya di bawah mikroskop. Ia menyebutnya diertjen atau dierken (bahasa Belanda: 'hewan kecil', diterjemahkan sebagai animalcule dalam bahasa Inggris oleh Royal Society), yang diyakini sebagai bakteri oleh ilmuwan modern. (id.wikipedia.org/wiki/sel)

Pada tahun 1675–1679, ilmuwan Italia Marcello Malpighi menjabarkan unit penyusun tumbuhan yang ia sebut utricle ('kantong kecil'). Menurut pengamatannya, setiap rongga tersebut berisi cairan dan dikelilingi oleh dinding yang kokoh. Nehemiah Grew dari Inggris juga menjabarkan sel tumbuhan dalam tulisannya yang diterbitkan pada tahun 1682, dan ia berhasil mengamati banyak struktur hijau kecil di dalam sel-sel daun tumbuhan, yaitu kloroplas. (id.wikipedia.org/wiki/sel)

Dikarenakan adanya perbedaan penelitian mengenai biologi sel sehingga begitu banyak pengertian sel, dan dikenal dengan sebutan Teori Sel. Berikut beberapa pendapat mengenai Teori sel:

Robert Brown - "Sel merupakan suatu ruangan kecil yang dibatasi oleh membran, yang didalamnya terdapat cairan yang disebut Protoplasma"

M.J. Scheleiden & Theodore Schwann - "Sel adalah unit Struktural dan Fungsional dari Organisme Hidup"

Rudolf Virchow - "Sel berasal dari Sel / Omnis Cellula Ex Cellula"

Felix Durjadin - "Rongga Sel tersusun atas Cairan yang disebut dengan Sarcode"

J. Purkinye - "Rongga Sel tersusun atas Cairan yang disebut dengan Protoplasma"

Max Schultze - "Sel merupakan kesatuan fungsional"

Hanstein - "Sel merupakan kantong yang berisi Organel"

Dari beberapa pendapat para ahli menunjukkan bahwa, Sel merupakan satuan yang paling kecil dan memiliki pengaruh dalam kehidupan organisme. Hal tersebut dikarenakan Sel memiliki bagian-bagian penting yang menjadikan sebuah organisme memiliki fungsi-fungsi tertentu seperti Darah, Jantung, Saraf dan lain sebagainya. Namun, seiring perkembangan Ilmu Biologi Sel, Maka secara modern Teori Sel yaitu:
  • Sel adalah unit structural dari makhluk hidup.
  • Sel adalah unit fungsionla dari makhluk hidup.
  • Sel adalah pembawa sifat dari makhluk.
  • Sel baru berasal dari sel itu sendiri (pembelahan sel).
  • Setiap sel mempunyai aksi dan tugas secara bebas sebagai bagian integral dari organisme lengkap.
Untuk ukuran, Sel memiliki berbagai macam ukuran ada yang berukuran mikron dan ada pula yang berukuran nano. 

Ditulis Oleh Averroes F Piliang

Referensi:
http://id.wikipedia.org/wiki/Sel
http://sains.geoklik.com/pengertian-sel-menurut-beberapa-ahli/
http://rianhafitsjp.blogspot.com/2011/07/teori-sel-menurut-beberapa-ahli.html